Jl. Lintas Sumatera, Seputih Jaya, Lampung Tengah

  • 0800 1503363
  • info@rshb-lampung.co.id

Artikel Berita & Kegiatan

Batuk Tak Kunjung Sembuh?
Kenali Tanda dan Bahaya TBC!

Apa itu TBC?

TBC atau Tuberkulosis adalah penyakit infeksi paru-paru yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kondisi ini dapat menyerang paru-paru, dan organ lain seperti kelenjar getah bening, tulang belakang dan lain lain.  Penyakit ini bukan hanya menyebabkan batuk biasa, tetapi juga memiliki gejala khas seperti:

  • Batuk yang berlangsung lama (lebih dari 3 minggu)
  • Batuk biasanya disertai dahak atau darah
  • Sesak
  • Demam naik turun, terutama di malam hari
  • Berkeringat di malam hari
  • Penurunan berat badan secara drastis
  • Hilangnya nafsu makan

TBC bukan hanya penyakit biasa yang bisa sembuh dengan sendirinya. Tanpa pengobatan yang tepat, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru permanen dan bahkan berakibat fatal. Selain itu, penderita TBC juga berisiko menularkan kuman ke orang-orang terdekat. Penularannya terjadi melalui droplet, yaitu percikan ludah atau dahak yang keluar saat penderita batuk atau bersin. Ketika droplet tersebut terhirup oleh orang lain, kuman TBC bisa masuk dan menginfeksi paru-paru orang tersebut.

Apa yang Harus Dilakukan?

Jika mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas batuk tak kunjung sembuh lebih dari 3 minggu, berkeringan di malam hari, dan berat badan turun, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter, terutama ke dokter spesialis paru-paru.

Kesimpulan

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang serius, tetapi dapat dicegah dan diobati. Penting untuk mengenali gejala TBC, mendapatkan diagnosis dini, dan mengikuti pengobatan dengan disiplin. Selain itu, menjaga gaya hidup sehat, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan menghindari faktor risiko TBC juga merupakan langkah penting dalam mencegah penyakit ini.

Lengkapi kebutuhan kesehatan Anda dengan layanan dokter terbaik kami.

dr. Apri Lyanda, Sp.P (Dokter Spesialis Paru)
Senin – Kamis : 15.00 WIB – 17.00 WIB

 

Informasi selengkapnya mengenai RS Harapan Bunda, Anda dapat menghubungi :

Call Center                              : 08001503363
Whatsapp                                : 085381338887
Telegram                                 : 
@rshblampung_bot
Facebook Messenger  : 
@rshblamteng
Chat Web                                : rshb-lampung.co.id

Booking Online                      : Aplikasi Harbun-Q


Rehabilitasi Pasca Stroke

Stroke bukan hanya berdampak pada kesehatan fisik pasien, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup dan kondisi keluarga pasien. Meskipun fase kritis stroke telah berlalu, banyak pasien yang tetap mengalami kesulitan untuk berjalan, makan, atau bergerak, terutama jika pasien adalah tulang punggung keluarga. Oleh karena itu, rehabilitasi medik menjadi langkah penting untuk membantu pasien mengembalikan fungsi tubuhnya.

Baca
Pentingnya Pemeriksaan Darah Rutin

Di dalam tubuh manusia, sekitar tujuh persen volume tubuhnya diisi oleh darah. Darah merupakan hal yang penting untuk memberi petunjuk apakah Anda sehat atau sakit.

Baca
Skrining Covid-19, siapa takut?

“Skrining covid merupakan pemisahan atau penyaringan dengan cara mengidentifikasi orang yg sakit melauli suatu test. Nanti di pisahkan mana yg terinfesi mana yg tidak” Agus Jaelani Kepala Instalasi Labolatorium Rumah Sakit Harapan Bunda.

Baca
Sakit Perut Sebelah Kanan?

Pernahkah Anda atau orang terdekat mengalami nyeri hebat di perut kanan bawah? Hati-hati, kondisi ini bisa jadi merupakan tanda dari penyakit radang usus buntu, yang dalam istilah medis dikenal sebagai apendisitis

Baca
Waspada! Diabetes Bisa Merusak Retina dan Sebabkan Kebutaan

Diabetes melitus atau kencing manis bukan hanya soal gula darah tinggi saja. Penyakit ini juga menyimpan ancaman serius yang jarang disadari banyak orang. Ya, diabetes bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang bahkan berujung pada kehilangan penglihatan permanen jika tidak ditangani sejak dini

Baca
Waspada Kegawatdaruratan pada Anak

Kegawatdaruratan adalah kondisi yang mengancam nyawa anak. Penting bagi orang tua untuk memahami dan mengenali kondisi ini agar bisa cepat menentukan Tindakan Apakah anak harus segera dibawa ke IGD, Apakah cukup ke poliklinik, Atau dapat ditangani sendiri di rumah. Karena sejatinya, orang tua adalah “dokter pertama” di rumah, yang paling awal mengetahui ada yang tidak beres pada anak.

Baca